Pound Rehat Sejenak

ForextivaBiz, Sterling istirahat sejenak seiring investor kurangi posisi bearish dolar akibat ketidakpastian akan jumlah stimulus Fed. Meskipun demikian, pound masih tangguh terhadap euro karena investor mulai kurangi ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Bank of England. Terlebih lagi dengan kuatnya pertumbuhan Inggris yang disertai komentar positif lembaga pemeringkat S&P pada hari Selasa.

"Data ekonomi sinyalkan Bank of England tidak akan aktifkan quantitative easing minggu depan," ungkap Gavin Friend, analis nabCapital. Friend perkirakan sterling akan bertahan di kisaran $1.57- 1.5725 terhadap dolar dan menguat hingga 0.86- 0.8650 terhadap euro. Pound juga terbantu oleh komentar Deputi Gubernur BOE Charlie Bean yang katakan pertumbuhan ekonomi Inggris dalam dua kwartal terakhir cukup kuat. Bean juga utarakan rendahnya kapasitas berlebih ekonomi. Ini berarti berkurangnya kebutuhan untuk pelonggaran kebijakan moneter demi topang ekonomi, menurut analis yang diwawancarai Reuters.